Sedih,
Sakit,
Terluka,
Terseksa,
Berapa banyak harus aku luah
percuma, tiada siapa yang mengerti
mereka bisa mengatakan itu dan ini
tapi hanya aku yang bisa merasa
Menangis lagi,
aku benci air mata ini
sudah puasku berkawan dengan
kini ia kembali lagi,
Hati sakit kian terasa
pedih tak terluah
berdarah kembali tanpa kupinta
bagai berada di kolam duka
Wahai semangat yang hilang
dimanakah engkau terbang?
meninggalkan jasad terhuyung-hayang
dalam hipokrit menguntumkan senyuman
sedangkan batin terseksa
payah ditanggung
Duhai keyakinan
dimana kau menghilang
saatku perlukanmu
kerna tanpamu aku tak beerti hidupku
berdiri pun aku tidak berdaya
berhadapan dunia bagai nakhoda tiada haluan
kembalilah padaku
wahai semangat yang hilang.
No comments:
Post a Comment